Inside Out 2 menerima banyak ulasan positif, dengan kritikus memuji Pixar atas kemampuan mereka untuk kembali menghadirkan cerita yang emosional dan kreatif. Meskipun beberapa menyebutkan bahwa dampak emosionalnya tidak sebesar film pertama, sekuel ini tetap dianggap berhasil.
Film ini dimulai dari Riley yang memasuki masa pubertas. Emosi-emosi baru diperkenalkan, termasuk Kecemasan (disuarakan oleh Maya Hawke), Iri, Malu, dan Kehampaan, yang menambah kompleksitas cerita. Kritikus memuji bagaimana Inside Out 2.menggambarkan masa remaja, terutama melalui karakter Kecemasan yang menjadi tantangan utama di dalam pikiran Riley. Karakter ini digambarkan secara menarik dan memberikan wawasan mengenai bagaimana kecemasan dapat mempengaruhi pengalaman masa remaja.
Dari segi visual, animasi Pixar tetap memukau, dengan detail yang lebih kaya dalam menggambarkan dunia batin Riley. Namun, beberapa pengulas merasa bahwa kedalaman emosional film ini tidak mencapai puncak yang sama seperti film pertama, yang lebih menyentuh hati.
Secara keseluruhan, Inside Out 2 dipuji karena memperluas dunia emosi dan memberikan pesan yang relevan untuk berbagai kalangan penonton.
Setelah menonton menonton Inside Out 2, aku memberikan rating 9/10 karena film ini mengajakku seperti masuk kedalam film tersebut, film ini sangat relate di kehidupan sehari hariku.
.jpeg)
.jpeg)
